7 jam yang lalu
SURABAYA — Sebanyak 174 peserta dari lembaga utusan cabang Tilawati seluruh Indonesia mengikuti Webinar Tahfidz dan Terjemah Lafdziyah Model Tilawati bersama Tilawati Pusat secara daring melalui Zoom Meeting, Sabtu (7/11/2026). Kegiatan ini menjadi ruang pengenalan sekaligus pendalaman dua program pembelajaran Al-Qur’an yang dapat dikembangkan di lembaga masing-masing.

Webinar menghadirkan Ustadz M. Hasan Zamzami, S.Ag., Al-Hafizh sebagai pemateri Tahfidz dan Ustadz Imam Safi’i, M.Pd. sebagai pemateri Terjemah Lafdziyah. Keduanya membahas pendekatan pembelajaran, strategi pengelolaan program, hingga teknik pelaksanaan yang dapat diterapkan di lembaga formal maupun pesantren.
Pada sesi Tahfidz, peserta mendapatkan materi tentang Role Model Menghafal, strategi pembelajaran tahfidz di lembaga formal dan pesantren, teknik munaqosyah, serta cara menghafal halaman Al-Qur’an. Sementara itu, sesi Terjemah Lafdziyah membahas pengenalan program, strategi pembelajaran, dan kaidah dasar bahasa Arab.

Antusiasme peserta terlihat melalui keaktifan mereka dalam mengajukan pertanyaan dan mengikuti kuis singkat yang diberikan pemateri. Interaksi tersebut membuat webinar tidak hanya menjadi ruang penyampaian materi, tetapi juga kesempatan bagi peserta untuk menggali pemahaman lebih dalam mengenai penerapan kedua program tersebut.
Salah satu peserta, Ustadz Saifudin, Kepala Cabang Tilawati Lombok, mengungkapkan bahwa webinar ini menambah wawasan sekaligus membuka ketertarikan untuk mengembangkan Tahfidz dan Terjemah Lafdziyah Model Tilawati di daerahnya.
“Materi ini tentunya menambah wawasan. Tahfidz dan Terjemah Lafdziyah Model Tilawati juga menarik untuk diterapkan di lembaga. Karena itu, kami dari cabang berencana segera mengadakan diklat di daerah kami,” ungkapnya.

Respons tersebut menunjukkan adanya ketertarikan peserta untuk menindaklanjuti materi webinar melalui kegiatan pembinaan di tingkat cabang. Harapannya, pengenalan kedua program ini dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi lembaga untuk mengembangkan pembelajaran Al-Qur’an, baik dalam aspek hafalan maupun pemahaman makna melalui Terjemah Lafdziyah.
Melalui kegiatan ini, Tilawati Pusat turut membuka ruang berbagi pengetahuan dan penguatan program agar semakin banyak lembaga dapat mengenal serta mengembangkan pembelajaran Tahfidz dan Terjemah Lafdziyah Model Tilawati.