18 jam yang lalu
SURABAYA — Sebanyak 15 peserta dari berbagai lembaga di Surabaya mengikuti Diklat Munaqisy Lembaga bersama Tilawati Cabang Surabaya Cahaya Amanah pada 3–4 Oktober 2026. Kegiatan ini berlangsung di Pesantren Al-Qur’an Nurul Falah Surabaya.
Diklat tersebut menjadi sarana penguatan kompetensi peserta dalam melaksanakan munaqosyah atau evaluasi bacaan Al-Qur’an di tingkat lembaga. Materi diklat mencakup bidang penilaian, kesalahan-kesalahan bacaan, teknik munaqosyah, latihan menilai, serta uji praktik menilai. Materi-materi tersebut merupakan bagian penting dalam program Diklat Munaqisy Lembaga Tilawati.

Kegiatan diawali dengan registrasi dan pembukaan yang disampaikan Ustaz Fikri. Peserta kemudian mengikuti review materi bidang penilaian dan kesalahan-kesalahan bacaan bersama Ustaz Choiri. Sesi berikutnya diisi dengan pembahasan teknik munaqosyah untuk memberikan pemahaman mengenai tahapan dan pelaksanaan penilaian.
Setelah menerima pembekalan teori, peserta mengikuti praktik menilai bacaan Jilid 1–3 dan Jilid 4–5 yang dipandu Ustaz As’ad. Praktik ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk menerapkan materi secara langsung sekaligus mengasah ketelitian dalam mengenali kesalahan bacaan dan menentukan penilaian.
Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan sesi munaqosyah dan praktik menilai Jilid 4–5. Peserta juga mengikuti ujian menilai tahap 1 dan tahap 2 sebagai bagian dari evaluasi kemampuan setelah mengikuti rangkaian pembelajaran.
Diklat ditutup dengan penyusunan rencana tindak lanjut atau RTL. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu menerapkan pemahaman dan keterampilan penilaian secara konsisten di lembaga masing-masing, sehingga pelaksanaan munaqosyah berjalan lebih terarah dan sesuai standar.