17 jam yang lalu
SLEMAN — Sebanyak 15 santriwati mengikuti Imtihan dan Haflah Khotmil Qur’an Tilawati Cabang DIY Angkatan ke-11 dan Srikandi Hijrah Angkatan ke-1, Ahad (11/10/2026). Mengusung tema “Al-Qur’an Cahaya di Atas Cahaya”, kegiatan berlangsung di Gedung Balai Desa Tlogoadi, Mlati, Sleman, dan dihadiri sekitar 300 tamu undangan.

Hadir dalam acara tersebut Panewu Mlati, Kapolsek Mlati, perwakilan KUA Mlati, Ustadz Rifky Nurhimawan selaku perwakilan Pengurus Tilawati DIY, Ustadzah Enny Ika Lusiana selaku pembina MT. Srikandi Hijrah, serta para takmir masjid di wilayah Tlogoadi.
Ustadzah Enny Ika Lusiana menyampaikan apresiasi kepada para santriwati yang telah mencapai tahap ini. Ia berharap pendidikan Al-Qur’an yang dimulai dari ibu dapat membawa dampak baik bagi anak, keluarga, dan masyarakat.
Ustadz Rifky Nurhimawan juga mengapresiasi para ibu yang tetap istiqamah belajar Al-Qur’an di tengah kesibukan sebagai istri dan ibu. Ia turut menyampaikan penghargaan kepada MT. Srikandi Hijrah atas pendampingannya kepada para ibu untuk terus mengaji. Dalam sambutannya, ia mengutip hadis dari kitab Nashoihul Ibad: “Ada dua perkara yang tiada sesuatu pun melebihi keunggulannya, yaitu iman kepada Allah dan membuat manfaat untuk kaum muslimin.”

Para peserta mengungkapkan bahwa melalui model pembelajaran Tilawati, mereka belajar bukan hanya melafalkan ayat, tetapi juga memperhatikan ketepatan makhraj, keindahan bacaan, kedisiplinan, kesabaran, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Keistimewaan acara ini tampak pada para wisudawati yang seluruhnya ibu-ibu. MT. Srikandi Hijrah juga membina banyak santri dari kalangan ibu-ibu dan lansia. Momen imtihan dan haflah ini menjadi perayaan atas proses belajar mereka, sekaligus pengingat bahwa semangat mendalami Al-Qur’an dapat terus tumbuh pada setiap usia.