19 jam yang lalu
SURABAYA — Pesantren Al-Qur’an Nurul Falah Surabaya. kembali menyelenggarakan diklat standardisasi guru Al-Qur’an metode tilawati level 1 pada Sabtu–Ahad, 31 Januari–1 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti 48 peserta yang berasal dari berbagai lembaga pendidikan Al-Qur’an.
Acara tersebut digelar untuk meningkatkan kompetensi guru Al-Qur’an dalam menerapkan pembelajaran metode tilawati secara tartil, sistematis, dan sesuai standar. Melalui diklat ini, para peserta dibekali pemahaman dasar standardisasi mengajar Al-Qur’an agar kualitas pembelajaran di lembaga masing-masing semakin terarah dan seragam.
Diklat level 1 ini menghadirkan para pemateri berpengalaman, yaitu Ustaz As’ad, Ustaz Aula, Ustaz Masrur, dan Ustaz Zulfikri. Mereka menyampaikan materi seputar kaidah bacaan Al-Qur’an, teknik pengajaran metode tilawati serta praktik pembelajaran yang efektif dan aplikatif.
Dalam sambutannya, Direktur Utama Pesantren Al-Qur’an Nurul Falah Surabaya Ustaz H. Abdurrohim Hasan, M.Pd. menyampaikan motivasi kepada para peserta agar senantiasa menjaga semangat dalam mengajar Al-Qur’an. Ia menegaskan, guru Al-Qur’an memiliki peran strategis dalam membentuk generasi Qur’ani, sehingga peningkatan kualitas guru melalui standarisasi menjadi sebuah keharusan.
Dengan terselenggaranya diklat level 1 ini, diharapkan para peserta mampu mengimplementasikan metode tilawati secara optimal di lembaga masing-masing serta turut berkontribusi dalam menjaga mutu pendidikan Al-Qur’an yang berkesinambungan. (ron/eko)