KB-TK Nurul Falah

Latih Keterampilan Berbicara, Murid TK B Nurul Falah Ikuti Presentasi Kreatif


setahun yang lalu


latih-keterampilan-berbicara-murid-tk-b-nurul-falah-ikuti-presentasi-kreatif

Suasana penuh semangat dan keceriaan menyelimuti TK B Nurul Falah saat anak-anak tampil dalam kegiatan presentasi kreatif. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembelajaran untuk melatih keterampilan berbicara di depan umum serta meningkatkan rasa percaya diri anak sejak dini.

Dalam presentasi yang berlangsung pada 22 Februari 2025, anak-anak TK B menunjukkan dengan berbagai penampilan kreatif yang telah mereka siapkan sebelumnya. Terdapat sembilan penampilan yang dibawakan oleh anak-anak TK B Nurul Falah.

Sebelum presentasi anak-anak, Asisten Direktur 3 Pesantren Al-Qur’an Nurul Falah, Ustazah Maria, S.E. memberikan sambutan. Ia menyampaikan, pendidikan anak tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan penuh dari orang tua. “Anak-anak tidak ada artinya tanpa dukungan dan bimbingan orang tua. Apa yang telah mereka pelajari di sekolah sebaiknya diulas kembali di rumah agar semakin melekat dan bermanfaat,” ujarnya.

Penampilan yang pertama adalah conversation oleh ananda Zayn dan Nadhila. Keduanya membuka acara dengan menampilkan percakapan dalam bahasa Inggris. Dengan percaya diri, mereka menyampaikan dialog yang telah mereka pelajari, menunjukkan kemampuan komunikasi yang luar biasa di usia dini.

Penampilan kedua ialah praktek shalat berjamaah oleh ananda Andra, Fahri, Aya, dan Mahira. Mereka mempersembahkan praktik shalat berjamaah, lengkap dengan azan, iqamah, doa mendengarkan azan, doa masuk dan keluar masjid, serta zikir dan doa setelah shalat. Penampilan ini menjadi momen berharga dalam menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini.

Penampilan yang ketiga ialah Tari Gegala yang dibawakan dengan energik oleh ananda Dygta, Nindy, dan Omar. Dengan gerakan yang lincah dan penuh semangat, mereka berhasil menghibur para penonton dan menunjukkan kemampuan mereka dalam seni tari.

Penampilan yang keempat adalah drama "Empat Kata Ajaib" oleh ananda Khayra, Bilqis, Damarisa, Mira, Ezzar, Ossa, dan Dyrga. Mereka membawakan drama yang mengajarkan pentingnya menggunakan kata-kata sopan seperti "Tolong", "Maaf", "Terima Kasih", dan "Permisi" dalam kehidupan sehari-hari. Drama ini penuh dengan pesan moral yang berharga bagi anak-anak.

Penampilan yang kelima ialah eksperimen membatik dengan warna alami oleh ananda Zeeshan, Karim, dan Syawa. Mereka menunjukkan kreativitas dalam membatik dengan menggunakan pewarna alami. Eksperimen ini tidak hanya melatih kesabaran, tetapi juga mengenalkan anak-anak pada seni dan budaya Indonesia.

Penampilan yang keenam adalah membangun Kebun Binatang Surabaya. Ananda Aish, Almeer, Elci, dan Khalid dengan penuh semangat membangun miniatur Kebun Binatang Surabaya. Dengan kreativitas dan kerja sama, mereka berhasil menciptakan model kebun binatang yang menarik dan edukatif.

Penampilan yang ketujuh mengenal pulau terbesar Indonesia. Ananda Athar dan Sheeva memperkenalkan lima pulau terbesar di Indonesia, yaitu Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Mereka dengan jelas menjelaskan keunikan dan karakteristik masing-masing pulau, meningkatkan wawasan geografis teman-temannya.

Penampilan yang kedelapan adalah kreasi gedung dari bahan bekas kotak susu. Di sini ananda Keanu dan Sabrina menunjukkan kreativitas membuat gedung dari bahan bekas kotak susu. Dengan ide-ide inovatif, mereka menciptakan berbagai bentuk bangunan yang menarik dan ramah lingkungan.

Penampilan yang kesembilan adalah eksperimen banjir. Ananda Azura dan Fasya melakukan eksperimen sederhana untuk menjelaskan bagaimana banjir bisa terjadi dan bagaimana cara mengatasinya. Dengan alat peraga yang menarik, mereka berhasil memberikan pemahaman yang lebih baik tentang fenomena alam ini.

Acara presentasi anak ini menjadi bukti bahwa anak-anak TK B Nurul Falah memiliki potensi luar biasa dalam berbagai bidang. Dengan bimbingan guru dan dukungan orang tua, diharapkan mereka terus berkembang dan menjadi generasi yang kreatif, berani, dan berakhlak mulia. (iin/eko)