20 jam yang lalu
SAMPANG — Tim Tilawati Pusat melakukan kunjungan silaturahim dan pembinaan kelembagaan ke Sekretariat Tilawati Cabang Sampang, Sabtu (3/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola kepengurusan sekaligus menyusun langkah pengembangan dakwah Al-Qur’an Metode Tilawati di Kabupaten Sampang.
Kunjungan tersebut dihadiri Direktur Utama Pesantren Al-Qur’an Nurul Falah, Ustaz Dr. H. Abdurrohim Hasan, M.Pd., dan Kepala Divisi Regional Tilawati Jawa Timur, Ustaz Muhammad Masrur Huda, M.Pd. Keduanya disambut Kepala Cabang Tilawati Sampang, Ustaz H. Matjerillah, S.Pd.I., jajaran pengurus harian cabang, serta pimpinan dan perwakilan lembaga binaan Tilawati di wilayah Sampang.

Dalam arahannya, Ustaz H. Abdurrohim Hasan memberikan penguatan spiritual dan manajerial kepada jajaran pengurus. Ia menekankan pentingnya menjaga keikhlasan, soliditas, dan profesionalitas dalam mengawal dakwah literasi Al-Qur’an.
Menurutnya, komitmen tersebut diperlukan agar manfaat Metode Tilawati dapat dirasakan masyarakat secara luas dan berkelanjutan.
Sementara itu, Ustaz Muhammad Masrur Huda menyampaikan materi tentang penguatan tata kelola organisasi. Ia memaparkan standardisasi struktur kepengurusan cabang serta tugas pokok dan fungsi setiap bidang, meliputi diklat, standardisasi dan munaqasyah, administrasi dan keuangan, serta pengembangan syiar.
Pembagian peran yang jelas diharapkan dapat mendukung operasional cabang agar berjalan lebih sistematis dan akuntabel.
Menindaklanjuti pembinaan tersebut, Tilawati Cabang Sampang merumuskan langkah pengembangan wilayah melalui pembentukan calon Koordinator Pengembangan Al-Qur’an (KPA) berbasis lembaga binaan di sejumlah kecamatan.
Kehadiran KPA diharapkan dapat mempercepat pelayanan, memperkuat pendampingan mutu guru, serta memperluas jangkauan dakwah Tilawati di Kabupaten Sampang.
Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab, ramah tamah, dan doa bersama. Melalui kunjungan ini, Tilawati Cabang Sampang diharapkan semakin solid dalam memperkuat kelembagaan dan berkontribusi melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia.