3 jam yang lalu
SURABAYA – Tilawati Pusat kembali menyelenggarakan Diklat Standarisasi Guru Al-Qur’an Metode Tilawati Level 1 pada Sabtu–Ahad, 9–10 Mei 2026 secara online melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai daerah di Indonesia yang memiliki semangat untuk meningkatkan kualitas pengajaran Al-Qur’an melalui Metode Tilawati.
Diklat ini menghadirkan pemateri dari Tilawati Pusat, yaitu Ustadz Moh. As’ad, S.E.Sy., Ustadz Hari Susandi, S.Ag., dan Ustadz Mohammad Choiri, S.Pd.I. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai standar pembelajaran Tilawati, strategi proses belajar mengajar, teknik klasikal baca-simak, hingga praktik langsung pembelajaran Al-Qur’an sesuai standar Tilawati.

Meski dilaksanakan secara online, kegiatan berlangsung interaktif dan penuh semangat. Para peserta aktif berdiskusi, bertanya, serta mengikuti praktik langsung yang dipandu oleh pemateri. Hal ini menjadi bentuk kesungguhan peserta dalam mempersiapkan diri agar mampu menerapkan materi diklat ketika kembali mengajar santri di lembaga masing-masing.
Ustadz Mohammad Choiri, S.Pd.I. memberikan pesan yang menguatkan semangat para guru Al-Qur’an agar terus belajar dan tidak mudah menyerah dalam berdakwah melalui pendidikan Al-Qur’an.
“Ustadz/ustadzah, jangan jadikan hasil diklat hari ini sebagai akhir semangat mengajar. Yang paling penting adalah bagaimana kita tetap mau belajar, tetap mau memperbaiki bacaan, dan tetap membersamai santri dengan Al-Qur’an.”

Pesan tersebut mendapat respon positif dari peserta karena dinilai mampu memberikan semangat baru dalam menjalani amanah sebagai guru Al-Qur’an. Diklat ini tidak hanya menjadi sarana standarisasi kemampuan mengajar, tetapi juga menjadi ruang penguatan ruh dakwah dan kebersamaan antar pegiat Al-Qur’an dari berbagai wilayah.
Kegiatan ini juga meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta. Salah satunya disampaikan oleh Muhammad Al Fikri dari Kabupaten Barito Selatan yang mengaku mendapatkan pengalaman belajar yang berharga selama mengikuti diklat.
“Diklat ini sangat berkesan bagi saya. Penyampaian materinya mudah dipahami, sabar, dan menambah semangat saya dalam belajar serta mengajarkan Al-Qur’an dengan Metode Tilawati. Semoga kegiatan seperti ini terus diadakan dan membawa banyak manfaat untuk para guru Al-Qur’an.”
Melalui kegiatan ini, Tilawati Pusat berharap semakin banyak guru Al-Qur’an yang memiliki kompetensi terstandar, semangat belajar yang terus tumbuh, serta mampu menghadirkan pembelajaran Al-Qur’an yang lebih berkualitas, menyenangkan, dan berdampak bagi masyarakat.