12 jam yang lalu
KAIRO – Tilawati Pusat bersinergi dengan PCI Mesir menyelenggarakan Diklat Standardisasi Level 1 Metode Tilawati bagi mahasiswa Indonesia. Kegiatan edukatif ini berlangsung selama tiga hari pada Ahad hingga Selasa, 15-17 Februari 2026. Seluruh rangkaian pelatihan dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting untuk menjangkau peserta di luar negeri.
Langkah ini diambil sebagai upaya nyata dalam meningkatkan literasi Qur'ani di kalangan pelajar Indonesia yang sedang menempuh studi di Mesir. Standarisasi ini menjadi fondasi penting bagi para mahasiswa untuk memiliki kompetensi pengajaran Al-Qur'an yang profesional.
Metode tilawati dipilih karena pendekatannya yang sangat mudah dipahami serta menyenangkan bagi para santri. Melalui diklat ini, para calon pengajar dibekali dengan pandangan serta target pencapaian mengaji anak yang lebih jelas dan terukur.
Suasana pembelajaran dirancang agar setiap individu tetap fokus mengikuti setiap tahapan materi tanpa adanya gangguan. Pola belajar bersama ini memungkinkan guru untuk mengontrol kualitas bacaan seluruh peserta secara serentak dan efektif.
Trainer Tilawati Pusat, Ustaz Choiri, menekankan bahwa diklat standardisasi merupakan pintu awal dalam memahami metodologi tilawati. Ia memberikan pengantar mendalam mengenai cara mengaplikasikan teknik mengajar yang benar kepada anak-anak.
Ustaz Choiri mengingatkan bahwa para peserta perlu melakukan pendalaman materi secara mandiri setelah kegiatan ini berakhir. Praktik yang intensif sangat dibutuhkan untuk memantapkan penerapan metode ini di lapangan secara konsisten.
Setiap mualim tilawati dituntut untuk menguasai ritme dan nada yang tepat dalam proses belajar mengajar. Keberhasilan penyampaian materi sangat bergantung pada kemantapan praktik langsung di hadapan para santri kelak.
Pemanfaatan teknologi digital memungkinkan standardisasi kualitas guru Al-Qur'an tetap berjalan optimal meski terpisah jarak geografis. Mahasiswa Indonesia di Mesir kini memiliki modal berharga untuk menyebarkan ilmu agama dengan metode yang lebih sistematis.
Sinergi antara Tilawati Pusat dan PCI Mesir diharapkan mampu melahirkan duta-duta Al-Qur'an yang kompeten di tingkat global. Literasi Qur'ani yang kuat menjadi kunci utama dalam mencetak generasi masa depan yang religius dan berakhlak mulia.
Program ini ditutup dengan sesi evaluasi untuk mengukur sejauh mana pemahaman para peserta terhadap materi yang diberikan. Tilawati Pusat terus berkomitmen memberikan dukungan teknis demi kelancaran dakwah Al-Qur'an di berbagai negara. (ron/eko)